Menempuh Jalan Ilmu: Jalan yang Dimudahkan Menuju Surga
Rusdiantoro
Guru · MI Ilham 1
Intisari
“Salah satu jalan agar seseorang dimudahkan menuju Surga adalah dengan menuntut ilmu agama.”
قوله صلى الله عليه وسلم : ( مَنْ سَلَكَ طَريقًا يَلتَمِسُ فيه عِلمًا) قد يكون المراد السلوك الحقيقي للطريق، وهو المشي بما هيأ الله لنا من وسائلَ إلى مجالس العلماء، وقد يكون سلوك الطريق المعنوي المؤدي لحصول العلم، مثل حفظه ومدارسته ومذاكرته ومطالعته وكتابته والتفهم له ونحو ذلك من الطرق. أما قوله صلى الله عليه وسلم : ( سَهّلَ اللّٰهُ له بهِ طَريقًا إلى الجنّةِ ) قد يراد به تسهيل حصوله على العلم الذي هو طريق الجنة، أو يسهل الله له إذا ٱبتغى به وجه الله، الإنتفاع به والعمل بمقتضاه فيكون العلم سببًا لهدايته ولدخوله الجنة، أو يسهل الله له طريق الجنة يوم القيامة، من ٱختياز الصراط، وما بعده من الأهوال وما قبله، والله أعلم. (قواعد وفوائد من الأربعين النووية : ٣١٦-٣١٧) Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam : (Barangsiapa yang menempuh jalan menuntut ilmu) , mempunyai 2 makna : 1. Menempuh jalan dengan artian yang sebenarnya, yaitu berjalan kaki menuju majlis-majlis para 'ulama. 2. Menempuh jalan yang mengantarkan seseorang untuk mendapatkan ilmu seperti menghafal, belajar, membaca, menela'ah, menulis, dan berusaha memahaminya, dan cara-cara lain yang dapat mengantarkan seseorang mendapatkan ilmu syar'i. Adapun sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:( Allah mudahkan baginya jalan menuju Surga), mempunyai 2 makna : 1. Allah akan memudahkan masuk ke Surga bagi orang yang menuntut ilmu dengan tujuan untuk mencari wajah Allah(ikhlash), untuk mendapatkan ilmu, mengambil manfa'at dan mengamalkan kansekuensinya. 2. Allah akan mudahkan baginya jalan ke Surga pada hari Kiamat ketika melewati "Shirath" dan dimudahkan dari berbagai ketakutan yang ada sebelum dan sesudahnya. Wallahu a'lam. (Qawaa'id wa Fawaaid minal Arba'iin an-Nawawiyyah : 316-317)
MI ILHAM 1 · KOLOM INSPIRASI